Abstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis program studi yang dilakukan oleh Program Magister Dharma Acarya (Ilmu Pendidikan Hindu) di Desa Medewi Jembrana merupakan bentuk aplikasi tri dharma perguruan tinggi yang dilandasi beberapa hal. Pertama, bentuk kewajiban lembaga pendidikan tinggi termasuk dosen dan mahasiswa untuk mengamalkan ilmu yang dimiliki. Kedua, pendidikan dan masyarakat memiliki hubungan yang kuat dan saling memengaruhi. Ketiga, pendidikan sudah sepatutnya berbasis dan berorientasi kebudayaan, sehingga nilai-nilai yagn ada di masyarakat perlu dikuatkan. Keempat, pengabdian ini juga merupakan amanat dari susastra Hindu, bahwa jnana yadnya adalah yadnya yang utama. Tema pengabdian ini adalah penerapan pembelajaran kontekstual di era new normal berbasis Tri Hita Karana. Secara teoretis dan praktis, kegaitan pengabdian ini mengacu pada konsep pembelajaran kontekstual berwawasan kemasyarakatan meliputi tujuh hal yakni: (1) Kebermaknaan dan kebermanfaatan; (2) Pemanfaatan lingkungan dalam belajar; (3) Materi pembelajaran terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari; (4) Masalah yang diangkat dalam pembelajaran ada kesesuaian dengan kebutuhan; (5) Menekankan pada pembelajaran partisipatif; (6) Menumbuhkan kerjasama; dan (7) Menumbuhkan kemandirian. Penguatannya adalah pada pemahaman, pemaknaan dan pemanfaatan Tri Hita Karana dalam kehidupan. Secara teoretis, peserta pengabdian yang merupakan anggota masyarakat mampu memaknai filosofis Tri Hita Karana dan mengaitkannya dalam kehidupan beragama sehari-hari. Secara praktis, peserta memiliki bekal untuk memanfaatkan potensi yang ada di lingkungan sekitar untuk mendukung ataupun meningkatkan kualitas kesehatan dan kehidupannya melalui praktek mengolah tanaman obat yang bersumber dari susastra Hindu seperti Lontar Usada Taru Pramana dan praktisi obat herbal yang sekaligus merupakan anggota tim pengabdian kepada masyarakat ini. The program of community service activity carried out by the Master Dharma Acarya (Hindu Education) in Medewi Village, Jembrana is the application of three obligations in higher education or called tri dharma. This program is based on several reasons. First, the obligation of higher education institutions, including lecturers and students, as a knowledge practices. Second, education and society have a strong relationship and influence each other. Third, education should be culture-based and oriented, so that the values that exist in society need to be strengthened. Fourth, this community service is also a mandate from Hindu literature, that jnana yadnya is the main yadnya. The theme of this service is the application of contextual learning in the new normal era based on Tri Hita Karana. Theoretically and practically, this service activity refers to the concept of community-oriented contextual learning which includes seven things, namely: (1) meaningfulness and usefulness; (2) Utilization of the environment in learning; (3) Integrated learning materials in daily life; (4) The problems raised in the learning are in accordance with the needs; (5) Emphasis on participatory learning; (6) Fostering cooperation; and (7) Fostering independence. The reinforcement is in understanding, interpreting and using Tri Hita Karana in life. Theoretically, service participants who are members of the community are able to interpret the Tri Hita Karana philosophy and relate it to their daily religious life. Practically, participants are equipped to take advantage of the potential that exists in the surrounding environment to support or improve the quality of their health and life through the practice of processing medicinal plants sourced from Hindu literature such as Lontar Usadha Taru Pramana and herbal medicine practitioners who are also members of this community service team.
Cite
CITATION STYLE
Wiguna, I. M. A., Ni Ketut Srie Kusuma Wardhani, Ni Wayan Sariani Binawati, I Ketut Tanu, & I Made Redana. (2022). Implementasi Pembelajaran Kontekstual Pada Era New Normal Berbasis Pendidikan Tri Hita Karana di Desa Medewi Kecamatan Pekutatan Kabupaten Jembrana. Sevanam: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 54–65. https://doi.org/10.25078/sevanam.v1i2.1012
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.