Kemandirian Generasi Z dalam Politik: Studi Tentang FoMO dan Media Sosial

  • Rahmawati Y
  • Lestari B
  • Saputra D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
98Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) semakin marak di kalangan Generasi Z, termasuk dalam keterlibatan politik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sejauh mana FoMO memengaruhi pemahaman dan partisipasi politik di kalangan mahasiswa Generasi Z di Indonesia. Dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif, survei dilakukan terhadap 89 mahasiswa aktif berusia 17 tahun ke atas menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (68,5%) tidak mengalami kecemasan terkait FoMO dalam politik, dan 83,1% tidak mengambil keputusan politik berdasarkan tren. Namun, 40,4% mengakui terpengaruh oleh opini influencer, dan 40,4% merasa perlu berpartisipasi untuk menghindari stigma apatis. Studi ini menyoroti tingkat independensi yang tinggi di kalangan Generasi Z dalam keterlibatan politik, meskipun terdapat pengaruh signifikan dari media sosial. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menggunakan metode pengambilan sampel yang lebih representatif guna meningkatkan generalisasi temuan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmawati, Y., Lestari, B. P., Saputra, D. K., Dwi Lingga, R. S., Setiawati, L. S., & Abdul Rozak, R. W. (2025). Kemandirian Generasi Z dalam Politik: Studi Tentang FoMO dan Media Sosial. Jurnal Komputer, Informasi Dan Teknologi, 5(1), 12. https://doi.org/10.53697/jkomitek.v5i1.2269

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free