Abstract
Beras merupakan komoditas pangan utama di Indonesia. Dengan tingkat konsumsi di tahun 2021 sebesar 31.9 juta ton dengan kenaikan sebanyak 351,71 ribu ton dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Akan tetapi, kenaikan dalam jumlah produksi ini tidak diimbangi dengan peningkatan dalam hal kualitas beras, Berdasarkan data BPS pada tahun 2021, angka impor beras berkualitas sebesar 41.800 ton. Hal tersebut dikarenakan masih adanya pencari beras berkualitas sebagai bahan pangan utama. Untuk mewujudkan swasembada beras di Provinsi Jawa Tengah dan menghasilkan beras berkualitas baik, harus dilakukan pemantauan mulai dari hulu (petani) sampai ke hilir (distributor) beras. Aplikasi pengendalian Kualitas Beras Terpadu dirancang untuk menjawab permasalahan tersebut. Dengan pengembangan Metode pengembangan perangkat lunak Feature-Driven Development (FDD), aplikasi tersebut dapat memastikan pengendalian kualitas beras dapat terjaga dengan baik. Perancangan sistem dilakukan dengan pendekatan yang bertujuan untuk mempermudah bagi para penggunanya. Perancangan desain aplikasi ini juga terbukti mampu diterima bagi penggunanya dengan tingkat pengujian SUS dengan skor rataan 70,95 yang telah dirancang berada dalam kategori baik dan dapat diimplementasikan.
Cite
CITATION STYLE
Rakhmadani, D. P., Ftiriana, G. F., Indriawan, I. P. R., & Iffah, T. (2022). An Integrated Rice Quality Control Application in Central Java using the Feature-Driven Development (FDD) Method. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi), 9(3), 2676–2686. https://doi.org/10.35957/jatisi.v9i3.3179
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.