Abstract
Ampas tebu yang berasal dari Pabrik Gula Camming, Kec.Libureng, Kab.Bone pada umumnya tidak dimanfaatkan lagi. Limbah tersebut dapat mencemari lingkungan karena hanya dihampar di pekarangan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui bagaimana pengaruh limbah ampas tebu dan berapa persentase optimal dari pemanfaatan limbah ampas tebu terhadap produksi paving block mutu C. berdasarkan penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan variasi ampas tebu yang ditambahkan maka semakin menurun pula mutu paving block. Kuat tekan yang diperoleh pada setiap variasi yaitu : variasi 0% sebesar 16,85 MPa, variasi 5% sebesar 15,53 MPa, variasi 10% sebesar 12,15 MPa, variasi 15% sebesar 10,70 MPa dan variasi 20% sebesar 7,83 MPa. Sedangkan persentase optimal dari pemanfaatan ampas tebu sebagai bahan agregat halus adalah pada penambahan ampas tebu variasi 5% dengan kuat tekan sebesar 15,53 MPa.
Cite
CITATION STYLE
Manganta, M., Mustari, I., Amalia, N., & Alam, Y. R. (2024). Pemanfaatan Limbah Tebu Sebagai Bahan Agregat Halus Untuk Paving Block. Journal of Applied Civil and Environmental Engineering, 4(1), 12–24. https://doi.org/10.31963/jacee.v4i1.4639
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.