HUBUNGAN JUMLAH LEUKOSIT TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN NS-1 PASIEN SUSPEK DBD

  • Wulandari M
  • Hadi S
  • Eka Putri D
N/ACitations
Citations of this article
88Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Demam dengue (DD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Indonesia merupakan negara tropis yang memiliki musim penghujan pada bulan Juli–Desember. Curah hujan dan kelembapan udara merupakan faktor peningkatan kasus DBD. Non structural-1 (NS-1) merupakan pemeriksaan cepat yang banyak digunakan untuk diagnosis DBD mulai dapat dideteksi pada hari pertama demam. Jumlah leukosit merupakan salah satu parameter hematologi sederhana yang sering diperiksa pada pasien DD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jumlah leukosit terhadap hasil pemeriksaan NS-1 pada pasien suspek demam berdarah dengue di RSUD Pasar Rebo. Penelitian retrospektif cross-sectional dilakukan pada bulan Maret - April 2022 di RSUD Pasar Rebo. Sampel pada penelitian ini adalah pasien suspek demam berdarah dengue berusia >18 tahun dan melakukan pemeriksaan hitung jumlah leukosit dan NS-1. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan mendapatkan data sebanyak 30 subjek. Uji bivariat menggunakan uji kolerasi Spearman Rank Hasil penelitian 30 subjek terdiri dari 6 orang (20%) NS-1 positif dan 24 orang (80%) NS-1 negatif.  Terdapat 4 (66,7%) subjek NS-1 positif mengalami leukopenia dan 2 (33,3%) subjek lainnya dengan leukosit normal. Terdapat hubungan antara jumlah leukosit terhadap hasil NS-1 pada pasien suspek DBD.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wulandari, M. F., Hadi, S., & Eka Putri, D. (2023). HUBUNGAN JUMLAH LEUKOSIT TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN NS-1 PASIEN SUSPEK DBD. Binawan Student Journal, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.54771/bsj.v5i1.675

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free