Pendekatan Directly Observed Therapy Short Course pada Pengentasan Tuberkulosis: Aspek Efektivitas dalam Perspektif Kesehatan Komunitas Masyarakat Indonesia

  • Maulina F
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Laporan global tuberkulosis tahun 2024 menempatkan Indonesia pada posisi ke-2 jumlah TB terbesar di dunia. Komitmen dalam mengakhiri TB di Indonesia merujuk pada End TB strategy serta pendekatan DOTS. Sejumlah studi melaporkan inefektivitas DOTS yang belum terbukti lebih unggul dalam memastikan keberhasilan pengobatan TB. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengkaji efektivitas DOTS dalam konteks Indonesia sebagai negara berkembang dengan lanskep yang dinamis dalam perspektif kesehatan komunitas. Implementasi DOTS di Indonesia efektif karena sejalan dengan konsep sosiokultural masyarakat Indonesia yaitu collectivist society serta menganut prinsip gotong royong. Pelaksanaan DOTS dapat diterapkan dengan beradaptasi pada konteks dan realitas masyarakat setempat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Maulina, F. (2025). Pendekatan Directly Observed Therapy Short Course pada Pengentasan Tuberkulosis: Aspek Efektivitas dalam Perspektif Kesehatan Komunitas Masyarakat Indonesia. GALENICAL : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 4(3), 130–138. https://doi.org/10.29103/jkkmm.v4i3.22366

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free