Abstract
This study analyzes the operational and reputational risk management strategies implemented by Nestlé in navigating the increasingly complex dynamics of the global market. The analysis focuses on how the company integrates cross-functional risk governance, strengthens supply chain resilience, and reinforces public trust through sustainability initiatives and transparent communication. The research employs a literature-based method drawing from Nestlé’s official reports, academic publications, and relevant global management literature. The findings indicate that geographic diversification, digital transformation, and cost control measures effectively reduce operational volatility and sustain financial performance stability. Meanwhile, the enhancement of supplier ethics, improved quality standards, and strategic public communication play a crucial role in mitigating reputational risks. The integration of these two risk domains creates a synergistic framework that improves global-local adaptability, especially when the company encounters geopolitical disruptions, economic fluctuations, and shifting global consumer preferences. The study underscores that competitive advantage for multinational corporations is not solely determined by production capacity and internal efficiency, but also by the ability to manage public perception consistently across different markets. These findings are expected to contribute to the advancement of integrated risk management approaches within the global food industry.Penelitian ini menganalisis strategi manajemen risiko operasional dan reputasi yang diterapkan Nestlé dalam menghadapi dinamika pasar global yang semakin kompleks. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana perusahaan mengintegrasikan pengelolaan risiko lintas fungsi, meningkatkan resiliensi rantai pasokan, serta memperkuat kepercayaan publik melalui praktik keberlanjutan dan transparansi. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan berbasis laporan resmi Nestlé, publikasi akademik, serta literatur manajemen global yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diversifikasi geografis, transformasi digital, dan pengendalian biaya mampu menekan volatilitas operasional dan menjaga stabilitas kinerja keuangan perusahaan. Di sisi lain, penguatan etika pemasok, peningkatan standar mutu, dan manajemen komunikasi publik memberikan kontribusi signifikan terhadap mitigasi risiko reputasi. Integrasi kedua jenis risiko ini menciptakan sinergi yang memperkuat adaptasi global-lokal, terutama saat perusahaan menghadapi hambatan geopolitik, fluktuasi ekonomi, dan perubahan preferensi konsumen global. Penelitian ini menegaskan bahwa keunggulan bersaing perusahaan multinasional bukan hanya ditentukan oleh kapasitas produksi dan efisiensi internal, tetapi juga oleh kemampuan mengelola persepsi publik secara konsisten di berbagai negara. Temuan ini diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan pendekatan manajemen risiko terpadu dalam industri pangan global.
Cite
CITATION STYLE
Jayanti Patricia, Desinta Nirmala Wulandari, Fransiska Kolo, Yessy Christien Novela Abigail Boru Raja Gukguk, & Alvianus Kristian. (2025). Strategi Manajemen Risiko Operasional dan Reputasi dalam Menghadapi Dinamika Pasar Global: Studi Kasus Nestlé. Journal of Economics, Management, and Accounting, 1(1), 363–372. https://doi.org/10.65310/rtw37m68
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.