Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stress Kerja Pada Karyawan di PT XACTI Indonesia Tahun 2021

  • Yulia Anggraeni Hidayat Putri
  • Sukyati I
  • Alma Putri Febriyanti
N/ACitations
Citations of this article
131Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Shift kerja merupakan suatu sistem yang diterapkan perusahaan untuk meningkatkan produksi secara maksimal dan kontinu dengan bekerja selama 24 jam dalam sehari. Selain itu juga untuk mengoptimalkan daya kerja mesin-mesin industri dan untuk meningkatkan keuntungan perusahaan, hal ini akan berdampak negatif pada karyawan sehingga menimbulkan kelelahan mental atau stres. Data berdasarkan Riskesdas 2018 menunjukan bahwa prevalensi gangguan jiwa berat pada penduduk Indonesia naik secara signifikan dibandingkan dengan Riskesdas 2013 yaitu naik dari 1,7‰ menjadi 7‰ dan gangguan mental emosional naik dari 6% menjadi 9.8% dari jumlah penduduk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara shift kerja dengan stres kerja pada karyawan di PT Xacti Indonesia tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan menggunakan rancangan studi cross sectional. Sampel yang diambil sebanyak 89 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran stres kerja diukur dengan menggunakan kuesioner health, safety and executive. Dengan tujuan penelitian  mengetahui faktor yang paling memengaruhi  stres kerja dilakukan uji statistik menggunakan uji Regresi Logistik Multinominal , dengan hasil rata-rata responden sebagian besar  adalah perempuan (56,2%), dengan masa kerja 1-5 tahun sebesar 82%, dan memiliki tingkat stress kerja sedang sebesar 51,7%.  Dan variabel yang  memiliki korelasi dengan stress kerja adalah shift kerja. Shift kerja signifikan pada fungsi logit 1 yang berarti stress kerja tingkat rendah terjadi pada shift kerja pagi. Nilai persentase ketepatan seluruh model  sebesar 53,9% yang memiliki makna terdapat 53,9% (54%)  observasi dapat diklasifikasikan dengan tepat Dengan diadakan nya penelitian ini diharapkan perusahaan dapat mengatur sistem shift kerja dengan lebih baik. Apabila ada karyawan yang memiliki tingkat stres yang tinggi, pihak perusahaan harus memberikan masukan dan motivasi-motivasi agar karyawan tersebut bisa lebih bersemangat sehingga tingkat stresnya bisa menurun.

Cite

CITATION STYLE

APA

Yulia Anggraeni Hidayat Putri, Sukyati, I., & Alma Putri Febriyanti. (2021). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stress Kerja Pada Karyawan di PT XACTI Indonesia Tahun 2021. Buletin Kesehatan: Publikasi Ilmiah Bidang Kesehatan, 5(2), 101–110. https://doi.org/10.36971/keperawatan.v5i2.93

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free