Pengalaman pelecehan seksual pada Remaja yang mengalami gangguan jiwa

  • Diyan Yuli Wijayanti
  • Kandar
  • Yoseph Gamaliel Yefferson Matui
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu kekerasan yang dialami anak usia Remaja adalah pelecehan seksual. Pelecehan seksual berdampak buruk untuk keberlangsungan hidup, moral dan batin anak. Tujuan penelitian mendeskripsikan pengalaman Pelecehan Seksual Pada Pasien Gangguan Jiwa Remaja. Desain penelitian berupa kuantitatif deskriptif. Populasi 9 responden diambil secara purposive sampling menjadi 8 responden sebagai sampel penelitian. Instrumen pengumpulan data menggunakan Sexual Harassment Survey adaptasi dari Rozario Ortega Ruiz melalui Google Forms pada tanggal 06 - 08 Juni 2024. Analisis univariat digunakan dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian respon emosi Remaja saat dilecehkan sebagian besar bingung. Pengalaman pelecehan secara keseluruhan seimbang antara yang memiliki pengalaman tinggi dan rendah. Pengalaman pelecehan seksual aspek visual dan verbal sebagian besar memiliki pengalaman tinggi. Sedangkan pada aspek kontak fisik sebagian besar memiliki pengalaman rendah. Perawat kesehatan jiwa untuk dapat memberikan edukasi bagi Remaja untuk menghindari pelecehan seksual.

Cite

CITATION STYLE

APA

Diyan Yuli Wijayanti, Kandar, Yoseph Gamaliel Yefferson Matui, Destia Naufal Tsary, Annisa Rosalia, & Aida Khusnul Khatimah. (2024). Pengalaman pelecehan seksual pada Remaja yang mengalami gangguan jiwa. Journal of Mental Health, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.63425/ljmh.v1i1.8

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free