Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, IPM dan UMP terhadap Kemiskinan di Pulau Sumatera Tahun 2020-2024

  • Margaretha Sembiring
  • Lora Theresia Panggabean
  • Kaiesa Riahatul Muntaza
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Upah Minimum Provinsi (UMP) terhadap tingkat kemiskinan di Pulau Sumatera periode 2020–2024. Permasalahan kemiskinan di wilayah ini masih menjadi isu strategis, mengingat pada Maret 2024 jumlah penduduk miskin tercatat sekitar 5,55 juta jiwa atau 22,01% dari total kemiskinan nasional. Dengan menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) di 10 provinsi di Sumatera, penelitian ini menerapkan metode regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM) melalui aplikasi EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan jumlah penduduk berpengaruh positif signifikan terhadap kemiskinan, IPM berpengaruh negatif namun tidak signifikan, sedangkan UMP tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, variabel ketiga berpengaruh signifikan dengan kontribusi 60,26%. Temuan ini menekankan pentingnya pengendalian laju pertumbuhan penduduk serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan sebagai strategi utama pengentasan kemiskinan di Pulau Sumatera. Selain itu, kebijakan UMP perlu dikaji ulang agar lebih efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Margaretha Sembiring, Lora Theresia Panggabean, Kaiesa Riahatul Muntaza, Nurul Azmi, Mery Kristiani Susanti S, & Fadil Irfansyah. (2025). Analisis Pengaruh Jumlah Penduduk, IPM dan UMP terhadap Kemiskinan di Pulau Sumatera Tahun 2020-2024. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 5(1), 109–122. https://doi.org/10.56799/peshum.v5i1.12297

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free