ANALISIS KEPADATAN JENTIK NYAMUK AEDES SP DI KELURAHAN KANDANG KOTA BENGKULU

  • WIDADA A
  • EKA PUTRI V
  • SARI A
N/ACitations
Citations of this article
44Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan  Aedes albopictus. Kedua jenis nyamuk ini terdapat hampir di seluruh pelosok.  Indonesia kecuali di tempat ketinggian lebih dari 1.000 meter di atas permukaan air laut. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk diketahui faktor resiko  kejadian penyakit Demam Berdarah (Dengue)  di Kelurahan Kandang Kota Bengkulu. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskritif kuantitatif  yaitu metode penelitian yang di lakukan dengan tujuan utama untuk membuat gambaran tentang kepadatan jentik nyamuk dan lingkungan perumahan di wilayah Kandang Kota Bengkulu Tahun 2017 secara objektif kemudian di analisi. Kepadatan penghui rumah yang memenuhi syarat sebanyak 90,62% , Kepadatan jentik nyamuk nilai HI adalah 90,6%,CI 70,98% dan BI 78,23% dikatakan kepadatan tinggi. Pemberantasan sarang nyamuk yang  kurang baik sebanyak 90,62%. Diharapkan masyarakat bisa menjaga lingkungan yang sehat dan bersih supaya masyrakat lebih memperhatikan lingkungan sekitar rumah supaya tidak terkena penyakit Demam Berdarah Dengue.

Cite

CITATION STYLE

APA

WIDADA, A., EKA PUTRI, V. H., & SARI, A. K. (2021). ANALISIS KEPADATAN JENTIK NYAMUK AEDES SP DI KELURAHAN KANDANG KOTA BENGKULU. Journal of Nursing and Public Health, 9(1), 1–9. https://doi.org/10.37676/jnph.v9i1.1426

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free