Abstract
Kesalahan pengukuran merupakan faktor yang dapat menurunkan ketepatan dan mutu hasil evaluasi pembelajaran. Dalam konteks evaluasi Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 023 Tenggarong, kerentanan kesalahan muncul pada penilaian kognitif, afektif, dan psikomotor, baik melalui instrumen tes maupun non-tes. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah teori evaluasi, prinsip psikometri, serta penelitian terkait pelaksanaan penilaian di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesalahan pengukuran terutama disebabkan oleh instrumen yang tidak memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, perumusan butir soal yang kurang tepat, subjektivitas guru dalam observasi, bias penilaian, dan kendala administratif. Faktor internal peserta didik seperti kondisi emosional, motivasi, dan pemahaman instruksi turut memengaruhi skor sehingga hasil tidak selalu mencerminkan kemampuan aktual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kredibilitas evaluasi memerlukan ketelitian profesional guru serta budaya evaluasi berorientasi mutu melalui pelatihan berkelanjutan, praktik reflektif, dan supervisi akademik. Penerapan prosedur evaluasi yang terstandar diharapkan menghasilkan data yang lebih akurat dan mendukung pengambilan keputusan pembelajaran
Cite
CITATION STYLE
Khairudin, & Sugeng. (2025). PENGARUH KESALAHAN PENGUKURAN TERHADAP KREDIBILITAS EVALUASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI): STUDI PADA INSTRUMEN TES DAN NON-TES di SDN 023 TENGGARONG. INSTRUKTUR, 5(1), 27–36. https://doi.org/10.51192/instruktur.v5i1.2363
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.