Abstract
Tujuan dalam penelitian ini adalah: 1. Mengidentifikasi dan menjelaskan jenis-jenis hama yang menyerang bibit meranti merah (Shorea leprosula Miq.) di area penanaman bibit IUPHHK-HA Grup Dwima; 2. Mengetahui dan mengategorikan tingkat kerusakan yang disebabkan oleh serangan hama pada bibit meranti merah (Shorea leprosula Miq.) di area penanaman bibit IUPHHK-HA Grup Dwima. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Sampel acak diambil dari 5 bedengan yang berisi 5000 biji meranti merah, di setiap bedengan terdapat 100 bibit meranti merah yang akan digunakan sebagai objek penelitian. Terdapat 3 jenis hama yang menyerang bibit meranti merah, yaitu semut hitam (Lasius niger), laba-laba (Phintella vitatta), dan ulat (Doleschallia bisaltide). Hama laba-laba dengan intensitas kerusakan sebesar 3,12% dan luas serangan 10,8%; semut hitam dengan intensitas kerusakan sebesar 2,56% dan luas serangan 10%, serta ulat dengan intensitas kerusakan sebesar 2,6% dan luas serangan 6%. Tingkat kerusakan hama termasuk dalam kategori infestasi ringan. Intensitas kerusakan pada setiap bed termasuk dalam kategori ringan dengan rata-rata sebesar 11,8%, sedangkan nilai rata-rata luas serangan adalah 26,8% yang termasuk dalam kategori serangan sedang.
Cite
CITATION STYLE
Miyasih, M., Firdara, E. K., Putir, P. E., Nuwa, N., & Toni, H. (2023). Studi Tingkat Kerusakan Akibat Serangan Hama pada Meranti Merah (Shorea Leprosula Miq.) di Areal Persemaian IUPHHK-HA Dwima Group Kabupaten Katingan. HUTAN TROPIKA, 18(2), 226–235. https://doi.org/10.36873/jht.v18i2.11957
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.