Pendidikan Kesehatan Pentingnya Zat Besi Bagi Remaja Untuk Mencegah Terjadinya Anemia di MA Atqia Kabupaten Bondowoso

  • Saadah M
  • Puspitasari R
  • Alfian L
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Latar Belakang :Kekurangan zat besi dalam tubuh atau yang disebut anemia merupakan masalah kesehatan yang sering ditemui di negara maju dan berkembang. Keadaan kesehatan dan gizi kelompok usia 10-24 tahun di Indonesia masih memprihatinkan. Prevalensi anemia pada remaja putri (rematri) usia 10-19 tahun sebesar 30 %. Tubuh membutuhkan zat besi untuk mempercepat pertumbuhan dan perkembangan,hal ini menyebabkan rematri yang menderita anemia juga berisiko mengalami anemia saat hamil. Tujuan : Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi, informasi serta meningkatkan kesadaran pada remaja bahwa zat besi sangat penting dalam tubuh. Metode : Metode dalam kegiatan ini menggunakan KIE (Pendidikan kesehatan) yang terdiri dari tahap persiapan, implementasi dan evaluasi. Hasil : Kegiatan ini dilakukan oleh dosen bersama mahasiswa Akademi Kebidanan Dharma Praja Bondowoso yang dihadiri oleh 32 orang siswa MA Atqia dengan pemberian materi, pre test dan post test. Hasil pre test 6 siswa (19%) mengetahui manfaat zat besi dalam tubuh dan hasil post test mengalami kenaikan signifikan sebanyak 28 siswa (87%) mampu menjawab pertanyaan seputar zat besi. Kesimpulan : Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk menambah pengetahuan, pemahaman serta kesadaran siswa dalam mengatur kebutuhan zat besi dalam tubuhnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saadah, M., Puspitasari, R., & Alfian, L. (2024). Pendidikan Kesehatan Pentingnya Zat Besi Bagi Remaja Untuk Mencegah Terjadinya Anemia di MA Atqia Kabupaten Bondowoso. Journal of Health Innovation and Community Service, 3(1), 146–151. https://doi.org/10.54832/jhics.v3i1.316

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free