Abstract
Kemampuan melakukan evaluasi adalah kemampuan dasar yang wajib dimiliki oleh semua pendidik maupun calon pendidik. Sejalan dengan perubahan kurikulum ke kurikulum merdeka, model evaluasi yang dilakukan harus lebih aktif dan kreatif dengan melibatkan seluruh ketrampilan berpikir siswa yaitu kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengungkap 1) Bagaimana penggunaan evaluasi pembelajaran model CIPP pada materi sejarah Asia Selatan 2) Bagaimana hasil evaluasi pembelajaran model CIPP pada materi sejarah Asia Selatan. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah FKIP UMP yang menempuh matakuliah Sejarah Asia Selatan di semester genap 2022/2023 dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data terdiri atas informan, catatan observasi, dan dokumen. Pengambilan data ditempuh dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validitas data dilakukan dengan cara trianggulasi data. Analisis data menggunakan analisis interaktif dengan tiga tahapan analisis, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa 1) Evaluasi model CIPP bisa digunakan untuk evaluasi pembelajaran materi sejarah Asia Selatan 2) Produk yang dihasilkan dari evaluasi model CIPP pada materi sejarah Asia Selatan adalah peta konsep dan gambar peta kawasan Asia Selatan. Kata kunci: Evalusi pembelajaran, evaluasi model CIPP, materi Asia Selatan
Cite
CITATION STYLE
Ipong Jazimah, & Septianingsih, S. (2023). Evaluasi Pembelajaran Model CIPP (Context, Input, Process, And Product) Pada Materi Sejarah Asia Selatan. Widya Winayata : Jurnal Pendidikan Sejarah, 11(3), 219–231. https://doi.org/10.23887/jjps.v11i3.69851
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.