Abstract
Fraktur merupakan istilah dari hilangnya kontinuitas tulang, baik yang bersifat total maupun sebagian.Tindakan pembedahan yang sering digunakan untuk menangani masalah fraktur adalah ORIF (Open Reductional Internal Fixation) yang berguna untuk menstabilkan fraktur. Manifestasi klinis yang timbul dari pembedahan ORIF adalah timbulnya perasaan nyeri. Penanganan nyeri dapat dilakukan dengan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Relaksasi nafas dalam dan terapi musik merupakan suatu tindakan terapi non-farmakologis. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa efek dari penerapan relaksasi nafas dalam dan terapi musik terhadap penurunan skala nyeri. Metode dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan 2 sampel penelitian dengan cara pengambilan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kemudian dilakukan analisa data dengan mengungkapkan fakta selanjutnya dikaitkan dengan teori dan penelitian sebelumnya. Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa relaksasi nafas dalam dan terapi musik dapat menurunkan skalanyeri pada kedua responden. Berdasarkan hasil penelitian relaksasi nafas dalam dan terapi musik dapat dijadikan sebagai salah satu manajemen nyeri untuk masalah nyeri pada pasien post ORIF ekstremitas bawah yang menjalani perawatan.
Cite
CITATION STYLE
Pujiarto, P. (2018). PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPEN REDUCTIONAL INTERNAL FIXATION MENGGUNAKAN RELAKSASI NAFAS DALAM DAN TERAPI MUSIK. Jurnal Kesehatan Panca Bhakti Lampung, 6(2), 130. https://doi.org/10.47218/jkpbl.v6i2.49
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.