Hubungan Mekanisme Koping Dengan Resiliensi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD Toto Kabila

  • Gustin U. Djaini
N/ACitations
Citations of this article
81Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Secara psikologi masalah yang paling sering dialami oleh pasien yang menjalani hemodialisa adalah Resiliensi. Resiliensi merupakan faktor yang berperan penting bagi individu untuk dapat bertahan dalam mengatasi suatu permasalahan.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan Resiliensi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Toto Kabila. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan crossectional studi. Populasi dan sampel penelitian adalah pasien yang menjalani hemodialsia sebanyak 32 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan dianalisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa Terdapat hubungan yang bermakna atau signifikan antara ada hubungan mekanisme koping dengan Resiliensi pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Toto Kabila dengan nilai p value sebesar 0,017 (p value < α 0,05). Disarankan kepada perawat dalam memberikan pelayanan pada pasien hemodialialisa dapat melakukan intervensi keperawatan yang dapat mekanisme koping dan resiliense

Cite

CITATION STYLE

APA

Gustin U. Djaini. (2023). Hubungan Mekanisme Koping Dengan Resiliensi Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD Toto Kabila. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 1(2), 127–135. https://doi.org/10.55606/jikg.v1i2.976

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free