Mencegah Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD): Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja

  • Rukmasari E
N/ACitations
Citations of this article
339Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja merupakan salah satu dampak dari perilaku seks bebas. Kehamilan remaja merupakan salah satu fenomena sosial yang belakangan ini semakin meningkat terjadi di lingkungan masyarakat. Faktor utama yang menyebabkan KTD adalah gaya hidup remaja yang semakin bebas. Gaya hidup remaja yang bebas ini menimbulkan banyak remaja terlibat dalam hubungan seks pranikah. Kehamilan yang tidak diinginkan pada usia remaja bukan hanya merupakan masalah biologis, tetapi juga merupakan isu sosial, ekonomi, dan kesehatan yang kompleks. Kondisi ini dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan sosial remaja serta dapat memengaruhi masa depan mereka secara keseluruhan. Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja antara lain kurangnya pengetahuan tentang Kesehatan reproduksi. Pendidikan Kesehatan dalam bentuk webinar ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang kehamilan tidak diinginkan. Peserta webinar adalah para remaja di seluruh wilayah Indonesia. Setelah diberikan Pendidikan Kesehatan, terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang kehamilan tidak diharapkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rukmasari, E. A. (2024). Mencegah Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD): Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Remaja. Jurnal Abdimas Peradaban, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.54783/ap.v5i1.31

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free