Abstract
Rekomendasi WHO (2020) menyarankan orang dewasa untuk melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang selama 150-300 menit (40-60% dari Denyut Jantung Maksimal) atau aktivitas fisik dengan intensitas tinggi selama 75-150 menit (60-85% dari Denyut Jantung Maksimal) per minggu untuk mempertahankan dan meningkatkan kebugaran. Namun, seringkali hambatan seperti "kurangnya waktu," motivasi rendah, dan ketidakpatuhan terhadap pedoman yang ada menjadi alasan untuk tidak berolahraga. High Intensity Interval Training (HIIT) menawarkan solusi dengan membutuhkan waktu yang lebih sedikit namun tetap memberikan manfaat kesehatan yang setara atau bahkan lebih besar dibandingkan dengan rekomendasi aktivitas fisik dari WHO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek HIIT terhadap kebugaran jasmani, VO2Max, dan status sosial. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan mencari artikel dari database elektronik seperti PubMed, ScienceDirect, dan ProQuest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HIIT dapat meningkatkan kebugaran jasmani, memberikan efek positif terhadap status sosial secara signifikan dan efisien.
Cite
CITATION STYLE
Daulay, D. A. A., Vigriawan, G. E., Sidik, R. M., Utami, T. S., & Pratama, H. G. (2024). Literature Review: High Intensity Interval Training Meningkatkan Kebugaran Jasmani dan Sosial Status Pada Orang Dewasa Gaya Hidup Pasif. Jurnal Sains Keolahragaan Dan Kesehatan, 9(1), 138–151. https://doi.org/10.5614/jskk.2024.9.1.12
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.