KANDUNGAN BAHAN ORGANIK DAN MINERAL SILASE BATANG PISANG DENGAN BERBAGAI LEVEL KEMBANG TELANG (Clitoria ternatea)

  • D K
  • Mahardika I
  • Suryani N
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level penambahan kembang telang ditinjau dari bahan organik dan mineral.  Penelitian ini  dilaksanakan di Farm Sesetan Fakultas Peternakan Universitas Udayana, Jl. Raya Sesetan, Gang Markisa, Denpasar. Pengujian bahan organik dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana dan pengujian mineral dilakukan di laboratorium Analitik Universitas Udayana. Rancangan penelitian yang digunakan adalah  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan A (65% batang pisang  + 30% pollar + 5% (molasis + EM4)), B (55% batang pisang + 10% C. ternatea + 30% pollar + 5% (molasis + EM4)), C (45% batang pisang + 20% C. ternatea + 30% pollar + 5% (molasis + EM4)), D (35% batang pisang + 30% C. ternatea + 30% pollar + 5% (molasis + EM4)). Variabel yang diamati adalah bahan organik dan mineral (Ca, P, dan Zn). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase bahan organik mengalami peningkatan secara nyata ( P<0,05). Mineral Ca, P, dan Zn mengalami peningkatan dan tertinggi pada perlakuan C masing – masing 32,58 ml/L, 0,75% dan 19,26 mg/kg. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan kembang telang pada silase batang pisang dapat meningkatkan kandungan bahan organik dan mineral (Ca, P, dan Zn). Penambahan 30% kembang telang menghasilkan bahan organik tertinggi, sedangkan penambahan 20% kembang telang menghasilkan mineral (Ca, P, dan Zn) tertinggi pada silase batang pisang.   Kata kunci: batang pisang, bahan organik,  kembang telang , mineral Ca, P, Zn

Cite

CITATION STYLE

APA

D, K., Mahardika, I. G., & Suryani, N. N. (2020). KANDUNGAN BAHAN ORGANIK DAN MINERAL SILASE BATANG PISANG DENGAN BERBAGAI LEVEL KEMBANG TELANG (Clitoria ternatea). Jurnal Peternakan Tropika, 8(2), 407. https://doi.org/10.24843/jpt.2020.v08.i02.p15

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free