Pengaruh Perlakuan Priming Benih Terhadap Perkecambahan Benih Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Pada Kondisi Laboratorium

  • A.A S
  • A M
  • M T
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) merupakan tanaman polong-polongan yang banyak digemari masyarakat Indonesia. Beragam faktor dapat mempengaruhi rendahnya hasil budidaya tanaman, salah satunya adalah perkecambahan benih yang tidak optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai perlakuan priming, termasuk hidropriming dan aplikasi biostimulan, terhadap perkecambahan benih kacang hijau dan pertumbuhan awal bibit menggunakan Rancangan acak lengkap faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan biostimulan A pada konsentrasi 5% secara signifikan meningkatkan persentase perkecambahan dibandingkan perlakuan lainnya. Meskipun perlakuan hidropriming dan biostimulan lainnya juga meningkatkan perkecambahan, biostimulan A terbukti paling efektif. Meskipun tidak ada perbedaan signifikan dalam persentase perkecambahan akhir, energi perkecambahan, atau waktu perkecambahan, biostimulan X pada konsentrasi 7.5       % cenderung menghasilkan bibit yang lebih panjang yaitu 5.25 cm.

Cite

CITATION STYLE

APA

A.A, Sagala., A, Munar., & M, T. (2025). Pengaruh Perlakuan Priming Benih Terhadap Perkecambahan Benih Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Pada Kondisi Laboratorium. Jurnal Agrium, 22(1), 91–100. https://doi.org/10.29103/agrium.v22i1.21270

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free