Abstract
Kawasan Kantor Pos Lama Pontianak merupakan salah satu warisan arsitektur kolonial yang memiliki nilai sejarah dan spasial penting dalam pembentukan identitas kota. Terletak di wilayah bersejarah “Tanah Seribu” (Duizend Vierkanten Paal), kawasan ini mencerminkan jejak perkembangan awal kota Pontianak. Meskipun demikian, potensinya sebagai destinasi wisata sejarah belum dimanfaatkan secara optimal. Studi ini mengkaji potensi pengembangan kawasan sebagai objek wisata sejarah melalui analisis aspek historis, arsitektural, aktivitas sosial dan keterhubungan spasial. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui teknik observasi lapangan, wawancara, pemetaan spasial, dan studi literatur. Temuan menunjukkan bahwa kawasan memiliki karakteristik kuat untuk mendukung pengembangan wisata sejarah berbasis pelestarian. Masyarakat menunjukkan persepsi positif terhadap pentingnya pelestarian, namun belum diimbangi dengan sistem pengelolaan yang terintegrasi. Studi ini merekomendasikan pembentukan tim pengelola lintas sektor dan pengembangan kawasan sebagai koridor wisata sejarah kota Pontianak yang berbasis komunitas dan interpretasi sejarah
Cite
CITATION STYLE
Adhiarza, G. R. (2025). REVITALISASI KAWASAN BERSEJARAH KANTOR POS LAMA PONTIANAK SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KOTA: KAJIAN PERSEPSI, POTENSI DAN STRATEGI PENGELOLAAN. Journal of Architectural Design and Development, 6(1), 113–124. https://doi.org/10.37253/jad.v6i1.10583
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.