Analisis Puisi "Seratus Untai Biji Tasbih" Karya Raudah Jambak dengan Pendekatan Pragmatik

  • Syahkila N
  • Nanda S
  • Maharani T
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Puisi merupakan salah satu bentuk karya sastra yang sering mengandung makna yang kompleks dan multidimensi. Untuk memahami makna dalam puisi secara mendalam dan komprehensif, diperlukan pendekatan yang tepat. Pendekatan pragmatik merupakan salah satu pendekatan yang relevan karena mampu mengungkap makna dengan mempertimbangkan berbagai aspek kontekstual seperti latar belakang sosial budaya pengarang dan keadaan masyarakat sezamannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis puisi berjudul "Seratus Untai Biji Tasbih" karya penyair wanita kontemporer Indonesia bernama Raudah Jambak dengan menggunakan pendekatan pragmatik. Puisi ini dipilih karena dinilai memiliki nuansa keagamaan yang mendalam dan menarik untuk diteliti lebih jauh maknanya. Melalui teknik analisis isi, penelitian ini menguraikan tiga aspek utama yaitu makna yang terkandung, konteks sosial budaya penyair, serta tujuan penyair menciptakan puisi. Hasilnya menunjukkan bahwa puisi tersebut secara bermakna menggambarkan perjalanan spiritual sang penyair mendekatkan diri kepada Tuhan melalui berbagai upaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas dan mendalam tentang puisi serta manfaat pendekatan pragmatik dalam menganalisis karya sastra.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syahkila, N. A., Nanda, S. P. D., Maharani, T., & Harahap, S. H. (2024). Analisis Puisi “Seratus Untai Biji Tasbih” Karya Raudah Jambak dengan Pendekatan Pragmatik. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(1), 320–327. https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1765

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free