Abstract
Lahirnya usaha mikro kecil baru di masyarakat Desa Banjarsari, Kecamatan Ciawi tidak terlepas dari usaha masyarakat keluar dari jebakan pandemik covid 19. Media sosial yang banyak penggunanya,salah satunya instagram, bisa digunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan usaha dan produknya. Namum banyak penduduk belum familiar dengan instagram,, sehingga diperlukan pelatihan penggunaan aplikasi. Metode kegiatan dilakukan dengan mendengar ceramah, melakukan simulasi penggunaan Instagram, dan tanya jawab dengan peserta serta melakukan pemberian angket kepada peserta berjumal 20 orang. Dengan angket yang sama dipertanyakan kembali kepada peserta setelah acara selesai. Hasil angket berupa data sebelum dan setelah diolah dalam bentuk persentase selisih antara sebelum dan setelah dilanjutkan dengan uji beda (t-tes) di SPSS 21. Hipotesis yang diajukan terdapat perbedaan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil uji korelasi didapatkan nilai p value < 0,05 (95 % kepercayaan) p value yang dihasilkan p: 0,000, dengan -t hitung< -t tabel (-23,037
Cite
CITATION STYLE
Kusumadinata, A. A., Adiba Salsabila, Ayu Widya Ningsih, Edgar Friyadi, Fenza Fadli Rachman, Moh. Syifaatul Karim, … Wiji Nasrudin. (2022). Penyuluhan Pemanfaaatan Sosial Media Instagram Membentuk Branding Usaha Mikro Kecil (UMK). Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 1(3), 149–156. https://doi.org/10.59025/js.v1i3.29
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.