PERBANDINGAN PENGGUNAAN SAMPAH ORGANIK YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN NUTRISI LARVA LALAT HERMETIA ILLUCENS

  • Salsabela K
  • Salsabela I
  • Novalita C
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Besarnya persentase timbulan sampah organik di Banyumas merupakan suatu masalah yang dapat mengganggu kesehatan dan lingkungan. Pengelolaan sampah organik dapat dilakukan dengan menggunakan larva/maggot BSF (Black Soldier Fly). Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis pertumbuhan (berat), nutrisi (lemak dan protein) pada maggot setelah diberi pakan yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimen dengan desain One-Shot Case Study yang dilakukan tanpa adanya kelompok kontrol. Analisis menggunakan Uji One Way Anova. Berat maggot tertinggi yaitu menggunakan media sampah organik TPST + susu dengan rata-rata 2017 gr. Sedangkan berat maggot terendah yaitu menggunakan media roti basi dengan rata-rata 200 gr. Kandungan lemak pada maggot tertinggi yaitu menggunakan media sampah organik TPST + Susu dengan rata-rata 33,23 %. Sedangkan kandungan lemak pada maggot terendah yaitu \ menggunakan media TPST dengan rata-rata 30,20 %. Kandungan protein tertinggi pada maggot yaitu menggunakan media sampah organik TPST dengan rata-rata 27,01 %. Sedangkan kandungan protein terendah pada maggot yaitu menggunakan media Roti dengan rata-rata 22,30 %. Dilakukan Uji statistik dengan SPSS versi 25 dengan uji anova terdapat perbedaan pada berat dan kandungan lemak, kemudian dilanjut uji post hoct test atau turkey hsd dihasilkan terdapat perbedaan berat dan kandungan lemak pada setiap jenis media sampah yang digunakan.Besarnya persentase timbulan sampah organik merupakan suatu masalah yang dapat mengganggu kesehatan dan lingkungan. Pengelolaan sampah organik dapat dilakukan dengan menggunakan larva/maggot BSF (Black Soldier Fly). Metode penelitian yang digunakan yaitu pre-eksperimen dengan desain One-Shot Case Study yang dilakukan tanpa adanya kelompok kontrol menggunakan analisis Uji One Way Anova. Variabel yang diteliti, yaitu pertumbuhan dan nutrisi maggot sebagai variabel dependen dan variasi media sebagai variabel independen. Penelitian dilakukan selama lima bulan dari tahap persiapan hingga pelaporan menggunakan maggot umur 8 hari yang diberi pakan selama 10 hari. Hasil berat maggot tertinggi yaitu menggunakan media sampah organik TPST dan susu dengan rata-rata 2017 gr. Kandungan lemak pada maggot tertinggi yaitu menggunakan media sampah organik TPST dan Susu dengan rata-rata 33,23 %. Kandungan protein tertinggi pada maggot yaitu menggunakan media sampah organik TPST dengan rata-rata 27,01 %. Kesimpulan dilakukan Uji Anova dihasilkan nilai sig. < 0,05, artinya terdapat perbedaan pada berat dan kandungan lemak dengan nilai. Kemudian dilanjut uji post hoct test atau turkey hsd dihasilkan terdapat perbedaan berat dan kandungan lemak pada setiap variasi media sampah yang digunakan dengan nilai sig. <0,05.

Cite

CITATION STYLE

APA

Salsabela, K., Salsabela, I. M., Novalita, C. E., Tamia, H., & Utomo, N. (2023). PERBANDINGAN PENGGUNAAN SAMPAH ORGANIK YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN NUTRISI LARVA LALAT HERMETIA ILLUCENS. LINK, 19(2), 107–110. https://doi.org/10.31983/link.v19i2.9966

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free