Abstract
Plak gigi merupakan suatu lapisan biofilm yang tersusun atas sel-sel dari koloni mikroorganisme pada permukaan gigi yang berperan sangat dominan dalam pembentukan karies gigi. Salah satu penyebab timbulnya plak adalah bakteri Staphylococcus aureus. Kitosan dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus) diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah menguji potensi kitosan dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus) sebagai zat antibakteri. Uji aktivitas antibakteri kitosan dilakukan terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan nilai konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) pada konsentrasi 0,05–0,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus terjadi pada konsentrasi 0,4% dan 0,8% berdasarkan zona hambat. Kesimpulan studi ini adalah kitosan dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus) menunjukkan aktivitas antibakteri.
Cite
CITATION STYLE
Husni, P., Junaedi, J., & Gozali, D. (2024). POTENSI KITOSAN DARI CANGKANG RAJUNGAN (Portunus pelagicus) SEBAGAI ZAT ANTIBAKTERI. Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, 11(1), 36–47. https://doi.org/10.22236/farmasains.v11i1.14588
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.