POTENSI KITOSAN DARI CANGKANG RAJUNGAN (Portunus pelagicus) SEBAGAI ZAT ANTIBAKTERI

  • Husni P
  • Junaedi J
  • Gozali D
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Plak gigi merupakan suatu lapisan biofilm yang tersusun atas sel-sel dari koloni mikroorganisme pada permukaan gigi yang berperan sangat dominan dalam pembentukan karies gigi. Salah satu penyebab timbulnya plak adalah bakteri Staphylococcus aureus. Kitosan dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus) diketahui memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah menguji potensi kitosan dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus) sebagai zat antibakteri. Uji aktivitas antibakteri kitosan dilakukan terhadap bakteri Staphylococcus aureus dengan nilai konsentrasi hambat tumbuh minimum (KHTM) pada konsentrasi 0,05–0,1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus terjadi pada konsentrasi 0,4% dan 0,8% berdasarkan zona hambat. Kesimpulan studi ini adalah kitosan dari cangkang rajungan (Portunus pelagicus) menunjukkan aktivitas antibakteri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Husni, P., Junaedi, J., & Gozali, D. (2024). POTENSI KITOSAN DARI CANGKANG RAJUNGAN (Portunus pelagicus) SEBAGAI ZAT ANTIBAKTERI. Farmasains : Jurnal Ilmiah Ilmu Kefarmasian, 11(1), 36–47. https://doi.org/10.22236/farmasains.v11i1.14588

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free