Boneka dalam Seni Lukis Surealisme

  • Syafutri E
  • Fitryona N
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan pembuatan karya akhir ini adalah untuk memvisualisasikan berbagai masalah kehidupan penulis melalui penggunaan boneka sebagai simbol. Harapannya, karya ini dapat meningkatkan kesadaran diri dan menginspirasi pembaca untuk memperbaiki diri. Proses penciptaan karya ini menggunakan lima tahap yakni: tahap persiapan (melakukan pengamatan dan eksplorasi), elaborasi (mencari dan mengumpulkan referensi), sintesis (penetapan ide atau gagasan pokok). Realisasi konsep (membuat karya) dan tahapan penyelesaian (berupa laporan dan pameran karya akhir). Ada banyak jenis boneka yang digunakan dalam karya ini, seperti boneka Pinocchio, boneka Marionete, boneka Sigale-gale, boneka Barbie, boneka SiUnyil, boneka Matryoskha, boneka Hello Kitty, boneka Teddy Bear, boneka Wayang Golek, dan boneka Ondel-ondel. Dalam penciptaan karya penulis menggunakan cat akrilik diatas kanvas, terdiri dari 10 lukisan yang masing-masing memiliki judul antara lain: Terjebak, Penyesalan, Hampa, Tekanan, Diawasi, Penikmat Senja, Sandiwara, Penolakan, Mencari Jalan, dan Menyaksikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syafutri, E., & Fitryona, N. (2023). Boneka dalam Seni Lukis Surealisme. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 11666–11676. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.8230

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free