ANALISIS HUBUNGAN KEKERABATAN KARAKTER MORFOLOGI GALUR TETUA JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) MS-UNSIKA GENERASI M7 DI KARAWANG

  • Noviana Ahyati
  • Muhammad Syafi’i
  • Elia Azizah
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jagung merupakan sumber karbohidrat pengganti beras. Salah satu jenis jagung yang diminati masyarakat adalah jagung manis. Hal ini dikarenakan jagung manis memiliki rasa yang lebih manis dan wangi yang harum. Kurangnya penggunaan benih yang bermutu masih menjadi penyebab rendahnya produksi jagung. Keragaman genetik yang tinggi dibutuhkan dalam pembentukan varietas unggul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kekerabatan dan jarak genetik galur-galur tetua jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) MS-UNSIKA generasi M7 berdasarkan karakter morfologi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif eksperimental, terdiri dari 12 perlakuan dan diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Kemudian dianalisis dengan analisis klaster menggunakan software NTSYS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan kekerabatan yang jauh dengan keragaman yang luas antara galur dan varietas pembanding. Nilai koefisien similarity yang dihasilkan adalah 0,412 dengan nilai jarak genetik berkisar 0,1765 - 0,8235. Dalam persilangan, dibutuhkan keragaman genetik yang luas karena dapat memperkecil peluang terjadinya persilangan dalam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Noviana Ahyati, Muhammad Syafi’i, & Elia Azizah. (2023). ANALISIS HUBUNGAN KEKERABATAN KARAKTER MORFOLOGI GALUR TETUA JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) MS-UNSIKA GENERASI M7 DI KARAWANG. Jurnal Agrotech, 13(2), 110–114. https://doi.org/10.31970/agrotech.v13i2.139

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free