Hubungan Antara Memori Kerja dengan Kemampuan Lisan Pada Anak Pra-Sekolah

  • Rusdi Rasyid Y
  • Jumiarti J
  • Wulandari Rinjani P
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Kemampuan lisan pada anak pra-sekolah dapat berkaitan dengan kemampuan memori kerja (working memory), usia anak pra-sekolah dinyatakan untuk usia 3 sampai 6 tahun. Memori kerja merupakan fungsi kognitif yang sangat penting, memiliki kapasitas terbatas, yang hanya dapat menyimpan sejumlah kecil informasi dalam waktu singkat sekitar 2 sampai 3 detik. Untuk itu anak-anak dapat menyimpan dan memanipulasi informasi secara sementara dari berbagai tugas sehari-hari, seperti mengikuti instruksi yang terdiri dari beberapa langkah, memecahkan masalah, dan mempelajari konsep baru dan pemberian materi secara berulang dapat membantu memori kerja. Memori kerja yang kuat cenderung memiliki prestasi lebih baik secara akademis, terutama dalam mata pelajaran seperti matematika dan seni bahasa. Sebaliknya, anak yang memiliki memori kerja lebih lemah dapat memungkinkan kesulitan dalam belajar dan mengikuti instruksi, dan dapat menyebabkan kesulitan di sekolah dan kehidupan sehari-hari

Cite

CITATION STYLE

APA

Rusdi Rasyid, Y., Jumiarti, J., & Wulandari Rinjani, P. (2024). Hubungan Antara Memori Kerja dengan Kemampuan Lisan Pada Anak Pra-Sekolah. Jurnal Terapi Wicara, 2(2), 21–36. https://doi.org/10.59898/jawara.v2i2.30

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free