Abstract
Latar Belakang: Banyak anak usia sekolah yang belum mengetahui PHBS cuci tangan karena minimnya tenaga promosi kesehatan. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan cuci tangan pada anak usia 10-12 tahun di Banjar Panca Bhineka Desa Adat Tanjung Benoa. Metode: Desain penelitian ini pra-eksperimen dengan one group pretest posttest design. Jumlah sample sebanyak 35 responden, dipilih dengan tehnik non-probability sampling dengan metode total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan PHBS cuci tangan dan dianalisa menggunakan uji Wilcoxon Ranks Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebelum penyuluhan PHBS cuci tangan sebanyak 25 responden (71,4%) memiliki pengetahuan yang cukup, 8 responden (22,9%) memiliki pengetahuan yang baik. Sesudah penyuluhan PHBS cuci tangan sebanyak 5 responden (14,3%) memiliki pengetahuan yang cukup dan 30 responden (85,7%) memiliki pengetahuan yang baik. Hasil uji wilcoxon diperoleh nilai p value <0.01 (p<0.05) artinya terdapat pengaruh yang bermakna antara pemberian penyuluhan PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan anak usia 10-12 tahun. Kesimpulan: Terdapat pengaruh pemberian penyuluhan tentang PHBS cuci tangan terhadap tingkat pengetahuan anak usia 10-12 tahun di Banjar Panca Bhineka Desa Adat Tanjung Benoa. Kata Kunci: Penyuluhan, PHBS Cuci Tangan, Pengetahuan, Anak Usia 10-12 Tahun
Cite
CITATION STYLE
Haryanti, N. F., Darmini, Y., & Bhandesa, A. M. (2023). PENGARUH PENYULUHAN KESEHATAN PHBS CUCI TANGAN TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN CUCI TANGAN PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI BANJAR PANCA BHINEKA DESA ADAT TANJUNG BENOA. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 7(1), 58–65. https://doi.org/10.37294/jrkn.v7i1.476
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.