Penerapan Terapi Bermain Mewarnai Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Di SLB Negeri Samarinda

  • Bachtiar Safrudin
  • Andi Aprilya Anggryani
  • Muhammad Amir Zulfahmi Hibaturrahman
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan anak dengan karakteristik berbeda dibandingkan anak-anak pada umumnya. Tujuan pelaksanaan kegiatan terapi mewarnai pada Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Samarinda adalah sebagai upaya peningkatan kemampuan mototik halus anak, meningkatkan konsentrasi, serta membantuk mengekspresikan emosi mereka.. Metode yang digunakan adalah dengan program bimbingan melalu terapi mewarnai. Pelaksanaan ini dilakukan pada tanggal 31 Oktober 2024 dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa terapi mewarnai memberikan dampak positif terhadap perkembangan anak. Anak-anak mampu menggenggam dan menggerakkan krayon dengan baik, menunjukkan peningkatan konsentrasi, serta mampu mengekspresikan perasaan mereka melalui pilihan warna. Terapi mewarnai juga meningkatkan rasa percaya diri dan kemandirian anak. Berdasarkan hasil ini, disarankan agar terapi mewarnai dapat dijadikan bagian dari kurikulum harian di SLBN untuk lebih mendukung perkembangan motorik, emosi, dan kreativitas anak-anak berkebutuhan khusus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bachtiar Safrudin, Andi Aprilya Anggryani, Muhammad Amir Zulfahmi Hibaturrahman, Melly Amanda, Shintya Anugerah Aprilia, Wyldha Noor Azizah, … Dwi Widyastuti. (2025). Penerapan Terapi Bermain Mewarnai Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Di SLB Negeri Samarinda. Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 866–870. https://doi.org/10.56799/joongki.v4i3.8745

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free