Abstract
Pemberdayaan narapidana merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk membantu narapidana dalam memperoleh kemandirian dan membentuk karakter positif yang baik. Pendidikan kewarganegaraan di lapas merupakan salah satu program pemberdayaan yang dapat membantu narapidana dalam mencapai tujuan tersebut. Pendidikan kewarganegaraan di lapas dilakukan dengan memberikan materi tentang hak dan kewajiban sebagai warga negara serta nilai-nilai kebangsaan. Pendidikan kewarganegaraan ini memberikan kesempatan kepada narapidana untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberdayaan narapidana melalui pendidikan kewarganegaraan dalam pembentukan karakter dan kemandirian di lapas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan yang diberikan di lapas memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter dan kemandirian narapidana. Narapidana yang mengikuti program pendidikan kewarganegaraan di lapas memiliki pengetahuan, keterampilan, dan sikap positif yang dapat membantu mereka dalam kehidupan bermasyarakat setelah bebas dari lapas. Oleh karena itu, pendidikan kewarganegaraan di lapas perlu terus ditingkatkan dan diperluas untuk mencapai tujuan pemberdayaan narapidana yang lebih efektif.
Cite
CITATION STYLE
Purnomo, A., Salmawati, Halik, W., Sattu, S., & Mardliyah, U. (2023). Pemberdayaan Narapidana dalam Pembentukan Karakter dan Kemandirian di Lapas Kelas IIA Sorong melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Abdimas: Papua Journal of Community Service, 5(2), 9–15. https://doi.org/10.33506/pjcs.v5i2.2521
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.