Perbaikan Potensi Kegagalan pada Stasiun Kerja Perble Perusahaan Tekstil

  • Putri A
  • Febrianti N
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.
Get full text

Abstract

Sebuah perusahaan manufaktur yang memproduksi tekstil menghadapi masalah di bagian produksi. Fokus produksi dari perusahaan adalah penenunan, pengolahan dan penyempurnaan kain, pencelupan dan pengecapan. Permasalahan yang sering terjadi berupa kegagalan pada mesin produksi yang mengganggu jalannya produksi kain. Sehingga, perlu dilakukan identifikasi mesin yang mengalami kerusakan dan mencari faktor penyebab serta memberi usulan pencegahan agar masalah tidak terulang kembali. Metode FMEA dipilih untuk menyelesaikan permasalahan yang ada karena dapat mengetahui potensi kegagalan serta efek yang ditimbulkan. Sedangkan Fault Tree Analysis digunakan untuk mengidentifikasikan akar permasalahan dan menunjukkan hubungan sebab akibat antar kejadian. Berdasarkan penelitian pada stasiun kerja perble terdapat 10 potensi kegagalan. Usulan perbaikan yang dapat diberikan antara lain melakukan pengecekan terhadap roll penghantar, melakukan pencarian onderdil yang berkualitas, menentukan batas beban kerja maksimal yang dapat dikerjakan oleh mesin, melakukan pengolahan kain sesuai dengan kapasitas yang dapat dikerjakan mesin, dan melakukan pengecekan secara berkala pada bagian burner turn guna meminimalisir potensi kegagalan yang terjadi, sehingga kegiatan produksi berjalan lancar.

Cite

CITATION STYLE

APA

Putri, A. S., & Febrianti, N. (2022). Perbaikan Potensi Kegagalan pada Stasiun Kerja Perble Perusahaan Tekstil. JUMINTEN, 3(3), 13–24. https://doi.org/10.33005/juminten.v3i3.409

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free