Abstract
Pendahuluan: Tulang alveolar merupakan jaringan periodontal yang paling banyak terdampak penyakit. Cangkok tulang seperti autograft, allograft, xenograft dan alloplastik sering digunakan, tetapi memilik keterbatasan. Sehingga cangkok tulang masih menjadi masalah utama yang terus menginspirasi untuk membuat desain bahan cangkok tulang yang baru. Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji fungsi klinis, fungsi biologis, kelebihan dan kekurangan dentin sebagai tulang autograft dan allograft dalam terapi periodontal. Tinjauan Pustaka: Autograft masih merupakan standar emas dalam augmentasi tulang karena osteoinduktivitas dan osteokonduktivitasnya yang sangat baik. Tulang dan dentin merupakan jaringan termineralisasi yang komposisi kimianya hampir mirip. Matriks dentin diperoleh dari gigi yang harus didemineralisasi sebelum digunakan sebagai bahan cangkok tulang. Dentin terdiri dari 18% kolagen, 2% protein nonkolagen, 70% hidroksiapatit dan 10% cairan tubuh. Matriks adalah sumber faktor pertumbuhan, seperti Bone Morphogenetic Proteins (BMP), Transforming Growth Factor-β (TGF-β), Insulin-like Growth Factor (IGF), dan Basic Fibroblast Growth Factor (bFGF). Demineralized Dentin Matrix (DDM) sangat biokompatibel dan dapat mendukung pertumbuhan dan proliferasi sel, meningkatkan kemampuan remodeling tulang dan autograft menyebabkan tidak adanya antigenisitas. Autograft DDM selanjutnya disarankan untuk menjadi scaffold yang ideal sebagai sel punca dan faktor pertumbuhan tulang, oleh karena itu gigi autograft dapat didaur ulang sebagai biomaterial inovatif. Simpulan: Hasil tinjauan ini menunjukkan bahwa bahan dentin autograft dapat digunakan sebagai cangkok tulang.
Cite
CITATION STYLE
Simanjuntak, R., & Amalia, M. (2021). DENTIN SEBAGAI BAHAN CANGKOK TULANG DALAM PERAWATAN REGENERASI JARINGAN PERIODONTAL: SEBUAH TINJAUAN. B-Dent: Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Baiturrahmah, 8(3), 185–192. https://doi.org/10.33854/jbd.v8i2.895
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.