Gender dalam Pembelajaran Sejarah

  • Nurul Dwi Ayu
  • Basri
N/ACitations
Citations of this article
21Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pembelajaran sejarah memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran kritis dan identitas kebangsaan siswa. Namun, representasi gender dalam materi ajar sejarah masih menunjukkan ketimpangan yang signifikan, terutama dalam penggambaran tokoh dan narasi yang cenderung androcentris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi gender dalam pembelajaran sejarah serta merumuskan strategi pedagogis yang responsif gender. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, mengkaji buku ajar, artikel ilmiah, dan dokumen terkait yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan dominasi narasi maskulin dalam materi sejarah, bias gender dalam historiografi, serta ketimpangan visual dan konten dalam buku teks. Ketidakseimbangan ini berpotensi membentuk stereotip gender pada siswa dan mempersempit pemahaman sejarah secara kritis. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model pembelajaran sejarah yang lebih inklusif dengan perspektif gender, melalui revisi materi ajar dan penerapan strategi pedagogis kritis-feministis. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi penting dalam mendorong praktik pendidikan sejarah yang adil gender dan merepresentasikan keberagaman pengalaman manusia secara lebih proporsional.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurul Dwi Ayu, & Basri. (2025). Gender dalam Pembelajaran Sejarah. Indonesian Journal Of Education, 2(1), 100–105. https://doi.org/10.71417/ije.v2i1.355

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free