The Prospek Pengembangan Wisata Religi New Kemukus dalam Perspektif Pelaku Pariwisata

  • Laras Kirana Ismihati
  • Bakti Setiawan
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Wisata ziarah di Gunung Kemukus Kabupaten Sragen, dikenal dengan ritual Ngalap Berkah yang tujuannya untuk mendapatkan pesugihan. Ritual ini yang akhirnya menimbulkan stigma negatif karena mengarah pada praktek prostitusi. Pemerintah Kabupaten Sragen berupaya menghapus stigma negatif ini dengan merencanakan pengembangan wisata Gunung Kemukus menjadi New Kemukus yang berkonsep wisata religi dan wisata keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan prospek keberhasilan pengembangan wisata religi dan wisata keluarga New Kemukus dalam perspektif pelaku pariwisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan uji triangulasi. Berdasarkan perspektif pelaku pariwisata yaitu pengelola, pengunjung, tokoh pemuda, dan juru kunci Gunung Kemukus, pengembangan wisata New Kemukus dinilai memiliki prospek yang bagus. Dengan adanya wisata religi dan wisata keluarga mampu mengubah stigma negatif menjadi positif. Wisata yang dulunya diminati karena ritual pesugihan beralih menyasar kelompok keluarga menjadikan New Kemukus semakin ramai. Sehingga dengan sendirinya lambat laun praktek prostitusi bisa tersingkir.

Cite

CITATION STYLE

APA

Laras Kirana Ismihati, & Bakti Setiawan. (2023). The Prospek Pengembangan Wisata Religi New Kemukus dalam Perspektif Pelaku Pariwisata. Jurnal Sinar Manajemen, 10(2), 116–128. https://doi.org/10.56338/jsm.v11i2.3185

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free