METODE RANTAI MARKOV UNTUK MEMPREDIKSI PERKEMBANGAN PRODUKSI DAN KONSUMSI BERAS DI SULAWESI TENGGARA

  • Fitriani N
  • Mukhtar N
  • Arman A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tingginya konsumsi beras di Indonesia, termasuk Provinsi Sulawesi Tenggara, menjadikan beras sebagai komoditas yang memiliki peran dan pengaruh yang besar dalam ketehanan pangan, ekonomi, dan stabilitas politik nasional. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi pertumbuhan produksi dan konsumsi beras di Sulawesi Tenggara di masa mendatang dengan menggunakan Model Rantai Markov. Data produksi dan konsumsi beras dari tahun 1996 hingga tahun 2020 yang bersumber dari BPS diklasifikasikan menjadi empat keadaan (state) yaitu naik drastis, naik, turun, dan turun drastis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada keadaan setimbang peluang produksi beras berada pada kondisi naik drastis, naik, turun, dan turun drastis secara berturut-turut  yaitu , , , dan . Sedangkan untuk peluang konsumsi beras berada pada kondisi naik drastis, naik, turun, dan turun drastis secara berturut-turut yaitu , , , dan .Sehingga dapat dilihat bahwa peluang terbesar produksi dan konsumsi beras di masa mendatang akan berada pada kondisi naik, dengan besar  kemungkinan terjadinya kenaikan produksi beras lebih dari  hingga  ribu ton adalah , dan kemungkinan terjadinya kenaikan konsumsi beras lebih dari  hingga  ribu ton sebesar .

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitriani, N., Mukhtar, N., Arman, A., & Laome, L. (2022). METODE RANTAI MARKOV UNTUK MEMPREDIKSI PERKEMBANGAN PRODUKSI DAN KONSUMSI BERAS DI SULAWESI TENGGARA. Jurnal Matematika Komputasi Dan Statistika, 2(3), 176–180. https://doi.org/10.33772/jmks.v2i3.22

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free