Abstract
Mahasiswa tahun pertama tergolong ke dalam usia remaja akhir yang mengalami ketidakstabilan emosi dan labil menghadapi masalah sehingga lebih mudah mengalami stres akademik. Stres akademik menjadi faktor terbesar yang mempengaruhi kinerja akademik mahasiswa. Dukungan keluarga berperan dalam menurunkan stres akademik. Landasan dasar tercapainya dukungan keluarga yang baik adalah komunikasi yang terciptasantara orang tua dan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan komunikasi orang tua-anak dengan stres akademik mahasiswa tahun pertama PSSKPN FK Universitas Udayana. Metode penelitian ini adalah korelatif dengan desain cross-sectional. Total sampling dilakukan pada 61 mahasiswa yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi serta dianalisis menggunakan Pearson Product Moment. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan negatif lemah yang bermakna antara komunikasi orang tua-anak dengan stres akademik (r = -0,363; pvalue = 0,004; ? = 0,05). Semakin baik komunikasi orang-tua anak maka semakin rendah stres akademik yang dialami mahasiswa tahun pertama PSSKPN FK Universitas Udayana. Penelitian ini memberikan gambaran kepada mahasiswa, orang tua, dan institusi pendidikan untuk dapat memperhatikan mahasiswa terkait stres akademik dan dapat meningkatkan komunikasi antara orang tua-anak.
Cite
CITATION STYLE
Saraswati, P. U. T., Antari, G. A. A., & Saputra, I. K. (2020). HUBUNGAN KOMUNIKASI ORANG TUA-ANAK DENGAN STRES AKADEMIK MAHASISWA TAHUN PERTAMA PROGRAM STUDI SARJANA KEPERAWATAN DAN PROFESI NERS FK UNUD. Coping: Community of Publishing in Nursing, 8(3), 268. https://doi.org/10.24843/coping.2020.v08.i03.p07
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.