Abstract
Abstrak Penggunaan metode Hayami dalam pengukuran nilai tambah sudah lazim dilakukan untuk mendapatkan nilai tambah per unit input, namun untuk pengukuran nilai tambah per unit output belum banyak dilakukan oleh para peneliti. Atas dasar pertimbangan itu, artikel ini menggagas metode pengukuran nilai tambah per unit output. Pengukuran nilai tambah menggunakan metode harga pokok parsial dengan cara membagi total nilai tambah dengan jumlah unit produksi. Dengan menggunakan data empiris unit bisnis agroindustri minyak kelapa dara “Andana” di Kabupaten Lombok Utara menunjukkan bahwa pengukuran nilai tambah menggunakan metode harga pokok parsial memudahkan dalam menghitung nilai tambah per unit output, nilai tambah per unit input dan nilai tambah per periode; serta parameter nilai tambah berubah dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya adalah jumlah dan harga bahan baku, jumlah dan harga bahan penolong, serta jumlah dan harga produk minyak kelapa dara.
Cite
CITATION STYLE
Tajidan, T. (2020). THE ADDED VALUE MEASUREMENT METH METODE PENGUKURAN NILAI TAMBAH: KASUS PADA UNIT BISNIS MINYAK KELAPA DARA “ANDANA”DI KABUPATEN LOMBOK UTARA. AGROTEKSOS: Agronomi Teknologi Dan Sosial Ekonomi Pertanian, 30(1), 18. https://doi.org/10.29303/agroteksos.v30i1.584
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.