THE ADDED VALUE MEASUREMENT METH METODE PENGUKURAN NILAI TAMBAH: KASUS PADA UNIT BISNIS MINYAK KELAPA DARA “ANDANA”DI KABUPATEN LOMBOK UTARA

  • Tajidan T
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak  Penggunaan metode Hayami dalam pengukuran nilai tambah sudah lazim dilakukan untuk mendapatkan nilai tambah per unit input, namun untuk pengukuran nilai tambah per unit output belum banyak dilakukan oleh para peneliti. Atas dasar pertimbangan itu, artikel ini menggagas metode pengukuran nilai tambah per unit output. Pengukuran nilai tambah menggunakan metode harga pokok parsial dengan cara membagi total nilai tambah dengan jumlah unit  produksi. Dengan menggunakan data empiris  unit bisnis agroindustri minyak kelapa dara  “Andana” di Kabupaten Lombok Utara menunjukkan bahwa  pengukuran nilai tambah menggunakan metode harga pokok parsial memudahkan dalam menghitung nilai tambah per unit output, nilai tambah per unit input dan nilai tambah per periode; serta parameter nilai tambah berubah dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor diantaranya adalah jumlah dan harga bahan baku, jumlah dan harga bahan penolong, serta jumlah dan harga produk minyak kelapa dara.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tajidan, T. (2020). THE ADDED VALUE MEASUREMENT METH METODE PENGUKURAN NILAI TAMBAH: KASUS PADA UNIT BISNIS MINYAK KELAPA DARA “ANDANA”DI KABUPATEN LOMBOK UTARA. AGROTEKSOS: Agronomi Teknologi Dan Sosial Ekonomi Pertanian, 30(1), 18. https://doi.org/10.29303/agroteksos.v30i1.584

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free