Abstract
Muhammad Abdul Mannan adalah salah satu tokoh ekonomi kontemporer yang eksis saat ini, beliau sendiri tergolong aliran mainstream. Menurut M. Mannan, yang membedakan ekonomi Islam dengan sistem ekonomi modern lainnya, menurutnya, dalam kerangka Islam, kemakmuran dan kesejahteraan ekonomi adalah sarana untuk mencapai tujuan spiritual dan moral, dan kemakmuran ekonomi adalah sarana untuk mencapai tujuan spiritual. dan tujuan moral.Oleh karena itu, ia mengusulkan modifikasi teori ekonomi Neo-Klasik konvensional dan perangkatnya untuk membawa perubahan dalam orientasi nilai, pengaturan kelembagaan, dan tujuan yang dapat dicapai.. Dimana dalam artikel ini menjelaskan pemikiran Muhammad Abdul Mannan tentang paradigma Islam, distribusi dalam Islam, dan konsumsi dari sudut pandang ekonomi Islam. Muhammad A. Mannan menilai konsep pembangunan dalam Islam memiliki keunggulan dibandingkan konsep pembangunan modern. Dalam konteks perencanaan pembangunan ekonomi, desain kebijakan fiskal mengacu pada kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mengarahkan perekonomian suatu negara melalui pengeluaran dan penerimaan pemerintah (dalam bentuk pajak).
Cite
CITATION STYLE
Francis, E., Kholis, M. N., Safari, A., & Sujatna, Y. (2025). PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM MUHAMMAD ABDUL MANNAN. Bisnis-Net Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 8(2), 812–819. https://doi.org/10.46576/bn.v8i2.6682
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.