MEKANISME PERTAHANAN DIRI TOKOH DALAM NASKAH DRAMA “PADA SUATU HARI” KARYA ARIFIN CHAIRIN NOER

  • - S
  • Dewi Alfianti
  • Ahsani Taqwiem
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menggunakan teori psikoanalisis Sigmund Freud dengan fokus mekanisme pertahanan diri yang digunakan individu ketika dihadapkan pada situasi yang menimbulkan ketidaknyamanan. Mekanisme ini digunakan secara tidak sadar oleh individu sebagai sarana perlindungan diri psikologis. Individu menggunakan mekanisme ini untuk mempertahankan diri dari konflik internal maupun eksternal guna menghindari kecemasan atau mencegah kondisi yang menyusahkan menjadi ancaman yang dirasakan. Mekanisme ini bekerja dengan menekan pikiran atau emosi yang mengganggu ke alam bawah sadar, sehingga mengurangi kemungkinan individu mengalami kecemasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menyajikan analisis deskriptif terhadap data disertai pembahasan. Sumber data berasal dari naskah drama karya Arifin Chairin Noer yaitu “Pada Suatu Hari” yang ditulis tahun 1970. Data diperoleh dari arahan panggung dan dialog yang diartikulasikan oleh para tokoh. Penelitian ini mengungkapkan 41 data yang mengandung mekanisme pertahanan diri tokoh.

Cite

CITATION STYLE

APA

-, S. salsa bella, Dewi Alfianti, & Ahsani Taqwiem. (2025). MEKANISME PERTAHANAN DIRI TOKOH DALAM NASKAH DRAMA “PADA SUATU HARI” KARYA ARIFIN CHAIRIN NOER. LOCANA, 8(2). https://doi.org/10.20527/jlc.v8i2.319

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free