Abstract
Perkembangan Arsitektur Kontemporer terjadi akibat adanya perkembangan zaman yang mengharuskan terjadinya perubahan termasuk perubahan pada bentuk karya arsitektur.Ketidakpuasan arsitek terhadap teori- teori yang mengikat arsitektur menjadi pemicunya. Salah satu ciri dari Arsitektur kontemporer yaitu selalu menuntut perubahan sesuai dengan perkembangan zaman yang mengikutinya. Ciri yang menjadi prinsip dalam penerapan arsitektur kontemporer terhadap bangunan diantaranya, menggunakan garis melengkung terutama pada bagian eksteriornya, Bentuk ruangan yang asimetris sehingga menciptakan bentk ruang yang unik dan berbeda, menggunakan jendela besar yang diletakkan secara unik agar menambah estetika pada bangunan, menggunakan warna yang netral dan tegas agar memberi kesan menarik pada bangunan, menggunakan lebih banyak material yang tidak umum atau jarang digunakan pada bangunan-bangunan pada umumnya seperti logam dan kaca, memiliki atap yang terbuka dan memiliki fungsi sebagai pelindung atau perisai bangunan dari terik matahari yang mengarah ke bangunan dan menerapkan konsep ramah lingkungan.Pendekatan Arsitektur Kontemporer dipilih sebagai konsep pendekatan perancangan Pusat Kajian Islam di Kota Makassar untuk dapat menciptakan arsitektur yang tetap mengikuti zaman modern yang terjadi sekarang meskipun bangunan yang akan dirancang merupakan bangunan keislaman.Contemporary architecture emerged as a response to changing times that demand innovation in architectural form and concept. This shift is driven by architects’ dissatisfaction with rigid conventional architectural theories. Dynamic design adaptations—such as the use of curved exterior lines, unique asymmetrical room shapes, aesthetically placed large windows, the application of neutral and bold colors, and unconventional materials like glass and metal—characterize contemporary architecture. Additionally, buildings often feature open roofs that apply environmentally friendly principles while providing protection from sunlight. To ensure that Islamic buildings remain relevant and modern in line with current developments, this study employed methods including literature review, analysis of contemporary design, and the application of aesthetic principles along with environmentally sustainable functions in the design process. The results demonstrate that the Islamic Studies Centre can achieve modern, aesthetic, and functional buildings through a contemporary architectural approach without compromising Islamic values while also supporting sustainability and user comfort.
Cite
CITATION STYLE
Pratiwi, N., Rahayu, I., & Nursyam, N. (2025). PENERAPAN PENDEKATAN ARSITEKTUR KONTEMPORER PADA BANGUNAN PUSAT KAJIAN ISLAM DI KOTA MAKASSAR. TIMPALAJA : Architecture Student Journals, 7(1), 98–104. https://doi.org/10.24252/timpalaja.v7i1a10
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.