FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BURNOUT PERAWAT DI RUMAH SAKIT SANTA MARIA PEKANBARU

  • Wardah W
  • Tampubolon K
N/ACitations
Citations of this article
193Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perawat  memegang peranan penting   menghadapi masalah kesehatan pasien selama 24 jam. Banyaknya tanggung jawab dan tuntutan yang harus dijalani oleh perawat mengakibatkan profesi perawat rentan mengalami burnout terhadap pekerjaannya. Burnout pada perawat terjadi akibat beban kerja yang tinggi, tingkat ketergantungan pasien terhadap perawat, banyaknya pasien dan kurangnya tenaga perawat. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Burnout perawat di RS Santa Maria Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 156 responden yang diambil menggunakan teknik total sampling. Hasil uji statistik didapatkan ada hubungan antara persepsi beban kerja (p=0,009) dan area rawat (p= 0,000) dengan kejadian Burnout di RS Santa Maria Pekanbaru. Tidak ada hubungan antara stres kerja (p= 0,387) dengan kejadian Burnout perawat di RS Santa Maria Pekanbaru. Penelitian ini merekomendasikan rumah sakit untuk  dapat membuat kebijakan yang tepat dalam mengatasi burnout perawat demi meningkatkan kinerja perawat sehingga dapat meningkatkan mutu asuhan keperawatan

Cite

CITATION STYLE

APA

Wardah, W., & Tampubolon, K. (2020). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN BURNOUT PERAWAT DI RUMAH SAKIT SANTA MARIA PEKANBARU. Jurnal Kesehatan Medika Saintika, 11(1), 74. https://doi.org/10.30633/jkms.v11i1.264

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free