Teleios Dalam Perjanjian Baru: Analisis Teologis dan Relevansi bagi Kehidupan Kristen

  • Febri H
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini membahas makna dan implikasi teologis dari kata teleios dalam Perjanjian Baru, serta relevansinya bagi kehidupan orang percaya. Kata teleios mengandung makna mendalam sebagai panduan menuju tujuan hidup yang sesuai dengan rancangan Allah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara teologis dan kontekstual makna teleios dalam Perjanjian Baru serta implikasinya bagi kehidupan Kristen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kajian keperpustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teleios tidak hanya berarti “sempurna” dalam arti bebas dari dosa, tetapi lebih menekankan pada proses pertumbuhan menuju kedewasaan rohani, moral, dan mental yang mencerminkan karakter Kristus. Konsep ini muncul dalam berbagai konteks kitab suci, dan menggambarkan perjalanan iman yang progresif, bukan sesuatu yang instan. Baik dalam pengajaran Yesus, tulisan Paulus, maupun surat-surat lainnya, teleios digunakan untuk menekankan kematangan dalam pemikiran, keteguhan dalam kehendak Allah, pembaruan budi, kasih yang sempurna, serta kesatuan tubuh Kristus. Dengan demikian, teleios menggambarkan tujuan hidup orang percaya yang terus diperjuangkan melalui relasi yang intim dengan Allah, ketaatan, dan pertumbuhan dalam komunitas iman.

Cite

CITATION STYLE

APA

Febri, H. (2025). Teleios Dalam Perjanjian Baru: Analisis Teologis dan Relevansi bagi Kehidupan Kristen. PASCA : Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen, 21(1), 1–11. https://doi.org/10.46494/psc.v21i1.415

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free