Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dalam mendorong inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Karangsari, Kabupaten Cirebon, pasca-pandemi COVID-19. Berdasarkan metode kualitatif dengan wawancara mendalam, kuesioner, dan observasi, temuan menunjukkan bahwa meskipun ada penerimaan yang positif terhadap penggunaan layanan keuangan digital, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan akses internet dan rendahnya literasi digital di kalangan sebagian masyarakat, terutama generasi yang lebih tua. Meskipun demikian, digitalisasi memberikan manfaat yang signifikan dalam hal kemudahan transaksi dan akses pasar bagi UMKM di desa tersebut. Dukungan dari pemerintah dan lembaga keuangan melalui program pelatihan serta peningkatan infrastruktur digital sangat penting untuk mempercepat adopsi teknologi ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa digitalisasi memiliki potensi untuk meningkatkan inklusi keuangan, memberdayakan ekonomi lokal, dan mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi, asalkan tantangan-tantangan tersebut dapat diatasi dengan kebijakan yang tepat. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mewujudkan potensi digitalisasi sebagai solusi untuk pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Dwi Putri Pramesti, G. N. (2023). Peran Digitalisasi dalam Mendorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Era Pasca-Pandemi. Hawalah: Kajian Ilmu Ekonomi Syariah, 2(2), 78–89. https://doi.org/10.57096/hawalah.v2i2.58
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.