DAMPAK PERKAWINAN ORANG BETAWI DI BAWAH UMUR (DAERAH KRANJI BEKASI, JAWA BARAT)

  • Henny Wiludjeng J
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada penelitian sebelumnya di wilayah Jakarta memang masih ditemukan perempuan-perempuan dari berbagai suku bangsa yang menikah di bawah umur.  Apakah juga ada pernikahan semacam ini pada orang Betawi?  maka penelitian ini diadakan untuk menemukan hal itu, dan dampaknya bagi perempuan betawi.   Jenis penelitian adalah penelitian sosiolegal. Lokasi Penelitian di wilayah RW daerah Kranji.  Pengumpulan data dilakukan dengan sensus dan dilanjutkan dengan wawancara.  Dari hasil penelitian masih ada yang menikah di bawah umur.  Mereka tidak mengetahui adanya undang-undang perkawinan yang membatasi usia pernikahan. Mereka menikah ada yang karena dijodohkan.  Dalam kehidupan pernikahan, mereka banyak mengalami kesulitan dan merasa terbebani. Mereka mengharapkan anak-anaknya menikah setelah usia dewasa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Henny Wiludjeng, J. M. (2018). DAMPAK PERKAWINAN ORANG BETAWI DI BAWAH UMUR (DAERAH KRANJI BEKASI, JAWA BARAT). Masalah-Masalah Hukum, 46(2), 136. https://doi.org/10.14710/mmh.46.2.2017.136-145

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free