PELATIHAN TEKNIK MEYUSUI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DALAM UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA BAGI KADER POSYANDU

  • Herawati Y
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Jumlah  kematian  balita  di  dunia  cukup  tinggi,  hampir  10  juta  balita  meninggal  setiap  tahunnya. Beberapa  faktor penyebab kematian  pada  balita  harus ditekan  dengan  pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan, dimulai dengan inisiasi menyusu dini (IMD). Sampai saat ini cakupan ASI Eksklusif dan   pelaksanaan   IMD   masih   rendah,   padahal   program   NASI   dan   IMD   Eksklusif   telah direkomendasikan  oleh  WHO  dan  UNICEF.  Rendahnya  cakupan  ini disebabkan  oleh  banyak  faktor antara  lain  masalah  dalam  proses  menyusui,  faktor  ekonomi  dan  dukungan  dari  lingkungan  sekitar, sosial  budaya,  perasaan  malu,  pekerjaan  dan  pelayanan  kesehatan  serta  kurangnya  atau  rendahnya tingkat  pengetahuan  masyarakat  tentang  ASI  eksklusif. Menyusui  secara  penuh  atau  eksklusif direkomendasikan   secara   internasional   oleh Organisasi  Kesehatan  Dunia.  Pemberian  ASI eksklusif  berarti  tidak  memberi  bayi  makanan atau  minuman  lain,  termasuk  air;  selain  ASI (obat-obatan  dan  vitamin  dan  mineral  tetes diizinkan).  Teknik pelatihan yang dilaksanakan dilakukan pada kader posyandu di wilayah Puskesmas kahuripan sebanyak 20 orang. Terjadi peningkatan pengetahun setelah diberikan pelatihan

Cite

CITATION STYLE

APA

Herawati, Y. (2022). PELATIHAN TEKNIK MEYUSUI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DALAM UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI BALITA BAGI KADER POSYANDU. Jurnal Abdi Masada, 3(1), 21–25. https://doi.org/10.38037/am.v3i1.46

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free