Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi karena banyaknya pengangguran di Desa Sambiroto yang disebabkan karena pandemic covid-19. Selain itu karena belum pernah diadakannya sosialisasi mengenai pemanfaatan daun sirih sebagai obat herbal yang dikemas dalam kapsul. Penelitian ini dilakukan untuk dapat mengetahui bagaimana sosialisasi pemanfaatan daun sirih sebagai obat herbal yang dikemas dalam kapsul di Desa. Sambiroto, Kecamatan Baron. Adapun tujuannya untuk menganalisis pemanfaatan daun sirih di Desa. Sambiroto, Kecamatan Baron sebagai Obat Herbal yang dikemas dalam kapsul. Serta dapat mengembalikan perekonomian masyarakat menjadi lebih baik, dengan demikian kegiatan ini tidak lepas dari dukungan dari pihak desa dan masyarakat sendiri. Dalam penelitian ini metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pendekatan yang dilakukan ini bersifat deskriptif, yakni dengan penyajian data dan format deskriptif, dengan tujuan untuk menggambarkan, meringkas dari hasil data yang telah didapatkan. Hasil dalam penelitian ini adalah bahwa peneliti merancang berbagai kegiatan yang digunakan untuk melakukan pemanfaatan daun sirih sebagai sebagai obat herbal untuk masayarakat Desa Sambiroto, Kec. Baron di masa pandemi covid-19.
Cite
CITATION STYLE
Megasari, N. S., & Sadewo, F. X. S. (2021). Sosialisasi Pemanfaatan Daun Sirih Di Desa Sambiroto, Kec. Baron Sebagai Obah Dari Kemu. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.35311/jmpm.v2i1.25
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.