Abstract
Proses pembelajaran yang baik memerlukan media untuk memudahkan dalam memberikan informasi dan memudahkan peserta didik untuk menerima informasi. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat mempengaruhi minat dan motivasi belajar mahasiswa. Permasalahan yang ditemukan yaitu kurangnya kemampuan dosen dalam penguasaan teknologi yang mengakibatkan kurangnya kreativitas dalam menyusun rancangan pembelajaran dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efektivitas pelatihan pengembangan media pembelajaran bagi dosen di Poltekkes Kemenkes Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah study quasy eksperiment dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Penelitian ini menggunakan kelompok yang diberikan intervensi berupa pelatihan pengembangan media pembelajaran. Teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumlah 35 responden. Pengolahan data menggunakan uji T test berpasangan. Nilai rata-rata sebelum diberikan pelatihan pengembangan media pembelajaran 11,94 dan setelah diberikan pelatihan meningkat menjadi 17,31 yang berarti terjadi peningkatan rata-rata skor pengetahuan 5,37 dengan nilai p value= 0,000. Sebelum diberikan pelatihan, mayoritas dosen (46%) mempunyai keterampilan praktik kurang sedangkan setelah diberikan pelatihan, mayoritas dosen (63%) mempunyai keterampilan praktik baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa pelatihan pengembangan media pembelajaran efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dosen dalam menggunakan media pembelajaran. Diharapkan dosen dapat menerapkan pelatihan penggunaan media pembelajaran untuk mendukung proses belajar mengajar.
Cite
CITATION STYLE
A.W. Doni, N.A.A. Thaariq, A. Ponda, Suhaimi, & I. Bahar. (2024). EFEKTIVITAS PELATIHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN. Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia, 14(1), 30–39. https://doi.org/10.23887/jurnal_tp.v14i1.3320
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.