MASYARAKAT IDEAL DALAM AL-QUR’AN (Pergulatan Pemikiran Ideologi Negara dalam Islam antara Formalistik dan Substansialistik)

  • Kurdi S
N/ACitations
Citations of this article
101Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ada perbedaan pandangan (tentang mewujudkan cita-cita profetik dalam masyarakat ideal) antar generasi dalam melihat teks-teks al-Qur’an seperti: “baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur” dan “amar ma'ruf nahi munkar”. Hal ini menimbulkan pengelompokan yangsatu menghendaki hubungan lslam danNegara bersifat formalistik dan legalistik, hal inimenjadikan Islam sebagai dasar ideologi negara dan yang kedua bcrorientasi pada nilai-nilai yang bersifatsubstansialistik yang bersifat inklusif', integratif' dan diversifikatif bagi bangsaIndonesia yang sangat majemuk baik suku, agama, ras tentunya pemikirankelompok keduanya lebih cocok untuk diterapkan di tanah air tercinta ini,

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurdi, S. (2017). MASYARAKAT IDEAL DALAM AL-QUR’AN (Pergulatan Pemikiran Ideologi Negara dalam Islam antara Formalistik dan Substansialistik). Khazanah: Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 13(2), 41. https://doi.org/10.18592/khazanah.v14i1.1049

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free